Find Your Problem and Let's Resolve That

Kenali Masalah Pada PC-mu dan Temukan Solusinya...

Showing posts with label Network. Show all posts
Showing posts with label Network. Show all posts

Monday, 10 June 2013

Kalkulator Subnetting IP

Hay , Teknisi-Iseng kali ini mau sharing software "Kalkulator Subnetting IP" .
buat ente yang sering berkecimpung di dunia IT atau lebih spesifiknya dalam bidang Jaringan , pasti sudah tidak asing donk dengan yang namanya Subnetting ?

Nah buat kalian yang masih belum paham tentang Subnetting itu sendiri , kalian bisa baca" Wikipedia , atau bisa search juga di Google.

Nah , kalo sudah paham tentang konsep" subnetting , langsung saja ke topik awal..
Kalkulator Subnetting IP ini software yang cukup simple , yang dapat membantu kita dalam mencari :
  • Subnet 
  • Host per Subnet
  • Network Address
  • Broadcast Address
  • Valid Host Range
                        
Fitur-Fitur yang terdapat di software ini :
  • Calculate prefix, mask, subnets and hosts based on IP address and any of the former
  • Display class, network, broadcast, first host and last host for current IP address
  • Calculate list with network and broadcast addresses and valid host ranges for all subnets
  • Save list of all subnets to TAB delimited text file
  • Print list of all subnets in network
  • Recognizes Private addresses
  • Recognizes APIPA addresses
  • Recognizes Loopback addresses
  • Recognizes Supernets
  • Always on top 'pushpin'
  • Show binary results
  •  

Download Kalkulator Subnetting IP : [ Disini ]

Sunday, 9 June 2013

Membuat PC Router Dengan Windows XP

Membangun PC Router Dengan Windows XP 
Yo , Teknisi Iseng lagi pengen share sedikit tutorial bagai mana Membuat PC Router dengan Windows XP
untuk menghemat budget ini salah satu solusi pengganti router hehe,
to the point aja .


Langkah pertama adalah siapkan bahan" yang diperlukan untuk kasus ini .
Bahan : 
  • 2 unit PC lengkap dengan LAN Card, yang nantinya saya jadikan Web Server dan Client
  • 1 unit PC yang terinsall dengan 2 LAN Card  yang nantinya akan saya jadikan PC router.
  • Sistem Operasi Ms. Windows XP Professional SP3 yang terinstall di masing-masing komputer baik PC atau pun Netbook
  • 2 buah kabel LAN lengkap dengan konektor RJ45 dengan model Cross Over (Bisa gunakan kabel Staright jika anda punya Switch Hub)
  • XAMMP 1.6.7 untuk apliakasi Web Server
 Langkah Berikutnya :
  • Kita konfigurasi IP Address pada PC yang akan kita jadikan PC Router, pada kasus ini saya memberikan IP Address 10.25.1.1 Subnet 255.255.255.0 pada LAN Card 1, dan 192.168.1.1 Subnet 255.255.255.0 pada LAN Card 2. Default Gateway kosongkan.
  • Kemudian pada PC yang akan kita jadikan Webserver kita install XAMPP 1.6.7 sebagai aplikasi Webserver, kemudian konfigurasi IP Addressnya, pada kasus ini saya memberikan IP Address 10.25.1.2 Subnet 255.255.255.0 Default Gateway 10.25.1.1
  • Yang terakhir untuk PC yang akan dijadikan Client kita konfigurasi IP Addressnya juga, pada kasus ini saya memberikan IP Address 192.168.1.2 Subnet 255.255.255.0 Default Gateway 192.168.1.1
Langkah selanjutnya :
  • Hubungkan semua PC pada PC Router dengan menggunakan kabel LAN Cross Over, jangan lupa sesuaikan dengan IP address yang telah diberikan dan jangan sampai tertukar.
  • Pada PC Router, masuklah ke REGEDIT dengan cara klik –> Start –> run –> ketikan “regedit” kemudian tekan ENTER. Pada menu REGEDIT masuklah ke HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters kemudian ubahlah nilai dari “IPEnableRouter” menjadi “1″ kemudian restart.

  • Setelah PC Router direstart, sekarang kita lakukan setting untuk melakukan routing, yaitu dengan masuk ke Command Prompt melalui Start –> run –> ketikan “cmd” lalu tekan ENTER. Setelah masuk ke Command Prompt, ketikan perintah ” route add 192.168.1.0  192.168.1.1″ lalu tekan ENTER, kemudian ketikan lagi perintah “route add 10.25.1.0  10.25.1.1″ lalu tekan ENTER, kemudian ketik “exit” untuk keluar dari Command Prompt.
  • Untuk mengetes koneksi jaringan silahkan lakukan perintah “ping” dari Client ke Webserver dengan cara Klik Start –> run –> kemudian ketikan “ping 10.25.1.2″ jika koneksi terhubung, maka akan muncul informasi mengenai koneksi jaringan yang terjadi.
  • Langkah selanjutnya, jalankan XAMPP pada PC yang dijadikan Webserver dan pada XAMPP Control Panel aktifkan Apache dan MySQL servicenya.
  • Selanjutnya pada PC Client, jalankan Web Browser apa saja, kemudian pada kolom URL ketikan IP address Webserver, pada kasus ini adalah 10.25.1.2 lalu tekan ENTER. Seharusnya jika konfigurasi dan langkah-langkah diatas dilakukan dengan benar, maka Web Browser tersebut akan menampilkan halaman PHP My Admin sebagai antarmuka Webserver.
Demikian langkah-langkah cara membuat PC Router sederhana menggunakan Windows XP. Semoga bermanfaat dan bisa dikembangkan labih lanjut lagi, jika ada saran dan kritik silahkan komentari postingan ini.


Tuesday, 28 May 2013

Tutorial Sharing File atau Folder di Windows 7


Cara Setting Sharing FileCara Setting Sharing File pada Windows 7 sangat mudah dan umum untuk digunakan untuk berbagi file / folder dengan pengguna lain yang menggunakan Windows XP atau 7 dalam workgroup yang sama. Karena pengguna lain yang diizinkan untuk mengakses file/folder sharing tanpa melakukan otentikasi dengan username dan password, dan jadi kita menyebutnya Cara Setting Sharing File sederhana.
Namun jangan mengaktifkan file sharing sederhana ketika komputer Anda terhubung ke jaringan publik karena pengguna publik lainnya juga dapat mengakses file/folder shared tanpa otentikasi yang telah diaktifkan. Ini tidak aman!
Bagaimana Cara Setting Sharing File yang benar?
Inilah Cara Setting Sharing File sederhana pada Windows 7:
  1. Pertama, perlu memastikan bahwa sharing file/foler dan printer telah diaktifkan pada kartu jaringan. Mari kita melakukan pemeriksaan cepat. Masuk ke Start dan klik Control Panel. Lanjutkan klik View network status and tasks di jendela Control Panel.
  2. Jendela Network and Sharing Center akan muncul, setelah itu klik change adapter settings.
  3. Network Connections window akan muncul. Di sini Anda bisa klik kanan pada adaptor jaringan (dapat adaptor nirkabel atau kabel Ethernet adapter) dan klik Properties.
  4. Cara Setting Sharing File, jendela card’s properties akan muncul lalu beri centang File and Printer Sharing for Microsoft Networks dak klik OK.
  5. Kembali ke jendela Network and Sharing Center window, pastikan Anda telah memilih jenis lokasi jaringan yang tepat sebelum mengaktifkan file sharing. Dalam hal ini, jenis lokasi jaringan saya adalah jaringan rumah.
    Catatan: Saya juga menyarankan Anda untuk mengatur Workgroup yang sama untuk semua komputer pada jaringan yang sama untuk memudahkan file sharing.
  6. Sekarang anda dapat memproses dengan mengklik Change advanced sharing settings.
  7. Disini anda memerlukan untuk menetapkannya ke turn on/off . Klick Save changes untuk mengakhiri. Pilihannya adalah; Turn on file and printer sharing atau Turn off password protected sharing
  8. Cara Setting Sharing File kedelapan. Ok! Mari kita mulai mengaktifkan file sharing di Windows 7, klik kanan file atau folder yang akan disharing, pilih Share with dan klik pada Specific people….
    Catatan: Jika Anda tidak melihat menu Share with, mungkin anda berbagi item pada jaringan atau lokasi lainnya yang tidak didukung. Ini juga tidak akan muncul saat Anda memilih file di luar folder pribadi Anda.
  9. File Sharing window akan muncul, dan di sini Anda dapat memilih atau kunci dalam orang-orang yang ingin berbagi file/folder dengan dan klik Add. Dalam kasus ini, saya menambahkan Pengunjung pengguna dan juga mengatur tingkat izin Baca. Terakhir, klik Share untuk melakukan sharing.
    Note: anda dapat mengatur dua permission levels untuk setiap orang yang anda pilih:
    Read – dapat membuka tetapi tidak dapat modify atau delete file.
    Read/Write – dapat membuka, modify atau delete file.
  10. Jendela berikutnya akan memberitahu Anda bahwa file/folder telah di-sharing, klik Done untuk menutup jendela. Pada dasarnya Anda telah melakukan file sharing di windows 7.

  11. Anda akan melihat ada perubahan pada icon file/folder sharing.

    Catatan: Jika Anda hanya berbagi file, klik kanan file tersebut dan klik Properties dan masuk ke tab Detail, ia akan menampilkan dengan pengguna mana file di-sharing


    Catatan: Anda juga harus klik pada tab Security. Periksa nama grup atau pengguna yang diizinkan untuk mengakses file / folder, dan pastikan user / grup yang Anda diizinkan untuk mengakses selama proses berbagi hanya yang terdaftar di sini (biasanya akan ditambahkan secara otomatis ketika Anda melakukan file / folder berbagi), jika tidak klik Edit untuk menambahkan pengguna/grup yang hilang.

- Semoga Bermanfaat -

Tutorial Sharing Printer

Sharing printer berguna untuk memberikan ijin kepada komputer lain agar bisa melakukan pencetakan (print) pada printer yang terpasang di komputer yang di sharing. atau dengan kata lain yaitu anda bisa melakukan perintah print pata printer yang ada di komputer lain. Sehingga walaupun di komputer anda tidak terhubung langsung dengan printer, tetapi anda tetap bisa melakukan pencetakan.
Jika anda menggunakan komputer hanya untuk keperluan pribadi di rumah anda, menurut saya trik sharing printer ini tidak begitu penting untuk anda. Tapi jika sudah berhubungan dengan jaringan, maka anda sangat membutuhkan ilmu tentang berbagi atau sharing printer ini. Contohnya dalam satu ruangan kantor hanya terdapat 2 (dua) printer, sedangkan pc di ruangan tersebut terdapat 4 (empat) atau 5 (lima) buah, maka komputer yang terhubung dengan printer secara lokal harus membagi printer tersebut sehingga bisa digunakan oleh komputer lain dalam jaringan.
Ingatlah bahwa : Pada prinsipnya sharing printer pada windows 7 atau windows xp adalah sama saja. Jadi anda hanya perlu memahami langkah yang akan saya berikan di bawah untuk windows xp. Tapi jika anda punya win , lakukanlah dengan langkah-langkah yang sama. Jangan bingung dengan beberapa perbedaan dalam hal tampilan antara win 7 dengan win xp.
Ingatlah juga bahwa : Pada prinsipnya cara sharing printer merk canon, epson, HP, ataupun merk yang lain adalah sama. sharing printer semua merk adalah sama. Cara sharing printer merk canon, epson, HP, ataupun merk yang lain tetap melewati langkah-langkah sharing seperti di bawah.
Cara Sharing Printer Pada Jaringan LAN
Sebelum melakukan sharing printer pada jaringan lan, anda harus memperhatikan hal-hal berikut :
  • Pastikan komputer-komputer sudah terhubung secara jaringan (LAN).
  • Pastikan ip address antar komputer sudah benar yaitu mempunyai 3 (tiga) angka depan ip address yang sama (contoh ip komputer 1 : 51.32.207.9, ip komputer 2 : 51.32.207.9 dan seterusnya dan mempunyai defaut gateway yang sama, contoh : 51.32.207.1)
  • Usahakan nama workgroup antar komputer adalah sama, caranya klik kanan pada icon 'my computer', klik kanan => pilih properties => Pilih tab menu 'Computer Name'. 
  • Isikan nama workgroup dengan nama yang berlaku pada jaringan tersebut. Lihat contoh gambar di bawah :
Workgroup pada windows xp
Setting Nama Komputer dan Workgroup
  • Pada bagian bawah pilih check box untuk workgroup.
  • Kemudian isikan nama groupnya, kalau pada gambar di atas nama workgroupnya adalah 'WORKGROUP'.
  • Setelah melakukan beberapa setting di atas barulah anda melakukan sharing printer di komputer host (lokal) dan komputer client.
Berikut langkah-langkah cara melakukan sharing printer di windows 7 atau windows xp, sama untuk merk canon, epson, hp dan merk lain.
Cara Pengaturan Sharing Printer di Komputer Host (yang terhubung langsung dengan printer)
1. Klik tombol start
sharing printer
Langkah 1 sharing printer di windows 7 atau xp
2. Pilih Settings => Printers and Faxes, seperti gambar di atas.
3. Pilih printer yang akan di sharing atau dibagi melalui jaringan, klik kanan dan pilih 'Sharing'. 
sharing printer windows xp
Langkah 2 sharing printer di windows 7 atau xp
4. Pilih menu tab 'Sharing' kemudian terdapat dua pilihan yaitu 'Do Not Share This Printer' dan 'Share Thsi Printer'. Pilih yang nomor dua yaitu 'Share This Printer'.
5. Isikan nama printer yang akan di sharing. Nama tersebut akan tampil pada komputer klien.
sharing printer jaringan
Langkah 3 sharing printer di windows 7 atau xp
6. Kemudian klik ok.
7. Pengaturan sharing di komputer host sudah selesai, sekarang anda tinggal melakukan setting di komputer klien.
Cara Pengaturan Sharing Printer di Komputer Klien (yang akan menggunakan printer)
Setelah printer di sharing maka printer tersebut akan bisa digunakan oleh semua komputer yang terhubung dalam satu jaringan dengan komputer tersebut. Cara melakukan pengaturan sharing di komputer client adalah sebagai berikut :
1. Klik start => Settings => Printers and Faxs
2. Setelah tampil jendela windows maka klik kanan mouse pada daerah yang kosong. Lihat contoh gambar di bawah :
Langkah 4 sharing printer di windows 7 atau xp
3. Pilih 'Add Printer'
4. Maka akan muncul jendela windows 'Welcome To The Add Printer Wizard'. Kik Next.
5. Maka akan mucul jendela seperti di bawah.
Langkah 5 sharing printer di windows 7 atau xp
6. Pilih checkbox untuk 'A network printer, or a printer attached to another computer'.
7. Setelah itu pilih pilihan paling atas yaitu 'Browse for a printer'. Lihat gambar di bawah :
Langkah 6 sharing printer di windows 7 atau xp
8. Klik dua kali pada tulisan 'WORKGROUP' (atau nama workgroup pada jaringan anda)
9. Setelah itu akan muncul nama-nama komputer dan daftar printer yang di sharing.
10. Klik dua kali pada printer yang dipilih.
11. Klik Next terus sampai selesai.
12. Lakukan tes print untuk menguji keberhasilan sharing printer yang baru anda lakukan.

- Semoga Bermanfaat -

Membuat Koneksi Peer to Peer

Berhubung kemarin ada yang bertanya ke pada saya lewat email tentang koneksi peer to peer atau menghubungkan dua komputer tanpa melalui via hub/switch makanya saya mencoba menulis tutorialnya hari ini, walaupun saya sudah tau sebenarnya sudah banyak para blogger yang menulis tentang koneksi peer to peer ini.

Pertama saya akan menjelaskan terlebih dahulu tentang dua hal, seperti jenis kabel yang digunakan dan TCP/IP.

1. Jenis Kabel yang digunakan

Untuk menghubungkan dua komputer tanpa melalui hub/switch, kabel yang harus kita pakai adalah cable dengan model cross (kabel nya tetap pakai kabel UTP hanya susunan kabel nya yang dibedakan).

Dalam jaringan ada dua macam jenis susunan kabel yang digunakan secara umum yaitu cross dan straight.

Kabel Straight memiliki urutan kabel yang sama pada kedua ujungnya, biasanya digunakan untuk menghubungkan dua device atau hardware yang berbeda. Misalnya : NIC ( PC) ke Switch, NIC ke Printer, NIC ke Modem, Switch ke Printer.

Kabel Cross menggunakan susunan kabel pada ujung pertama sama dengan susunan standar T-568B (standar Asia) tetapi pada ujung ke 2 susunan nya ditukar dengan metode 1 ke 3 dan 2 ke 6. Maksudnya, kabel no 1 pada ujung 1 menjadi kabel no 3 pada ujung 2 dan kabel no 2 pada ujung no 1 menjadi kabel no 6 pada ujung ke 2. untuk penggunaannya, kabel cross biasanya digunakan untuk menghubungkan dua hardware yang sama, misalnya : Hub ke Hub, NIC ke NIC (PC ke PC). Jadi dalam tutorial saya kali ini yaitu menghubungkan dua komputer tanpa melalui hub/switch, jenis kabel ini yang kita pakai.


Sebagai tambahan, untuk switch ke switch dapat menggunakan kabel model apa saja, Bisa cross maupun straight, kaena fungsi switch adalah alat untuk menyilangkan, maka tidak perlu lagi kita menyilangkan kabelnya, secara otomatis switch dapat menyilangkan koneksi kabel nya sendiri.

2. TCP/IP

Untuk menghubungkan dua komputer yang harus kita butuhkan selain jenis kabel adalah TCP/IP. TCP/IP adalah penamaan komputer dalam jaringan dengan angka yang unik. Di sebut unik karena, secara dsar agar komputer-komputer dalam sebuah jaringan dapat saling berhubungan satu sama lain, tidak boleh ada dua atau lebih komputer yang memiliki nomor IP yang sama dan harus pada network yang sama. Dalam tutorial ini saya akan menggunakan IP standar (Private address) yang sering digunakan yaitu Network ID 192.168.1.0 dan Subnet Mask 255.255.255.0 (masuk dalam kategori C)

Mari kita mulai langkah-langkah menghubungkan dua komputer tanpa menggunakan hub/switch.(Disini hanya saya terangkan bagaimana menghubungkan kedua komputer saja, tidak sampai bagaimana terkoneksi internet)

1. Pertama tentunya harus sudah ada 2 (dua) komputer dan pastikan bahwa kedua komputer tersebut memiliki NIC atau Lan Card, kemudian buatlah kabel dengan susunan cross ( Lihat gambar kabel cross di atas ), RG-45 dan Tang crimping untuk menyatukan kabel dan RG-45.



2. Bila sudah selesai, tancapkan masing-masing ujung kabel cross, ke NIC pada komputer (ujung 1 ke komputer 1, ujung 2 ke komputer 2)
3. nyalakan kedua komputer dan masuk ke windows (disini menggunakan windows XP yah). kemudian untuk memberikan IP, masuk ke START - CONTROL PANEL - NETWORK CONNECTION. Lalu klik dua kali icon Local Area Connection kamu.

Akan muncul Local Area Connection Status, lalu klik Properti. Akan muncul seperti gambar di bawah, klik dua kali Internet Protocol(TCP/IP).


Lalu isi pada kolom IP Address dan subnet mask. Disini saya akan menggunakan IP 192.168.1.1 dan 192.168.1.2 dengan subnet mask default yaitu 255.255.255.0.

Pada komputer pertama isikan IP address : 192.168.1.1 , Subnet Mask : 255.255.255.0
Pada komputer kedua isikan IP address : 192.168.1.2 , Subnet Mask : 255.255.255.0

lalu klik OK - OK - Close.

Untuk konfigurasi telah selesai, sekarang tinggal mengecek apakah koneksi telah tersambung dengan benar. Caranya : Buka menu RUN (start -Run).

ketikkan pada kolom Run "Ping 192.168.1.2 -t" tanpa tanda kutip dari komputer pertama
atau
ketikkan pada kolom Run "Ping 192.168.1.1 -t" tanpa tanda kutip dari komputer kedua.

Intinya ketik PING lalu nomer ip komputer yang mau dicek koneksi nya ke komputer kita. "-t" di dalam perintah diatas adalah agar perintah ping ping dilakukan secara terus menerus tanpa berhenti hingga kita menutup jendela command prompt.

Bila koneksi tersambung maka akan terlihat tulisan reply to 192.168.xxxx Seperti gambar di bawah, bila belum tersambung maka akan muncul tulisan Request time out.

Nah bila sudah muncul tulisan seperti diatas artinya kedua komputer sudah tersambung dan dapat berbagi file atau sharing. Bila masih Request time out atau RTO, coba cek kabel dengan kabel tester apakah urutan kabel telah benar, lalu cek konfigurasi IP apakah ada yang salah atau tidak.

Segala caci maki dan pujian dapat disampaikan di kolom komentar. Apabila ada kesalahan mohon pencerahannya, Kita sama sama belajar.

Cek Koneksi Jaringan dan Internet

Cek koneksi jaringan atau internet , agar tahu kita sedang tersambung kedalam jaringan dan juga internet
  1. Klik start pada windows anda kemudian pilih run, atau anda bisa menggunakan shortcut dengan menggunakan tombol (simbol windows + R) maka akan mucul seperti gambar dibawah ini:
  2. Kemudian ketikan cmd pada kotak isian dan tekan enter atau OK.
  3. Selanjutnya akan muncul tampilan cmd.exe seperti pada gambar.
  4. ketikan ping(spasi)alamat yang dituju. contoh: ping google(dot)com,  jika koneksi dalam keadaan baik maka akan ada balasan reply from ........ dari server yang dituju.
  5. Jika koneksi mengalami masalah maka akan ada pesan ----request time out---- pada layar.
 Semoga artikel ini bisa membantu .....

Membuat Kabel Lan Straight dan Cross

Kabel UTP merupakan salah satu media transmisi yang paling banyak digunakan untuk membuat sebuah jaringan local (Local Area Network), selain karena harganya relative murah, mudah dipasang dan cukup bisa diandalkan. Sesuai namanya Unshielded Twisted Pair berarti kabel pasangan berpilin/terbelit (twisted pair) tanpa pelindung (unshielded). Fungsi lilitan ini adalah sebagai eleminasi terhadap induksi dan kebocoran. 
  1. Digunakan untuk komunikasi telepon (mentransmisikan data kecepatan rendah), sehingga tidak cocock untuk mentransmisikan data.
  2. Mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai dengan 4 Mbps (Megabits per second)
  3. Digunakan pada 10BaseT network, mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1Mbps. 10BaseT kependekan dari 10 Mbps, Baseband, Twisted pair. 
  4. Sering digunakan pada topologi token ring, mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 16 Mbps 
  5. mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 100 Mbps,  
  6. mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1000 Mbps (1Gbps), frekwensi signal yang dapat dilewatkan sampai 100 MHz.
  7. Mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1000 Mbps (1Gbps), frekwensi signal yang dapat dilewatkan sampai 200 MHz. Secara fisik terdapat separator yg terbuat dari plastik yang berfungsi memisahkan keempat pair di dalam kabel tersebut. 
  8. gigabit Ethernet (1Gbps), frekwensi signal 400 MHz   
Ada Dua jenis pemasangan kabel UTP:
1. Susunan Stright
Kabel straight merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu  dengan ujung yang lainnya. Kabel straight digunakan untuk menghubungkan 2 device yang berbeda.
Contoh penggunaan kabel straight adalah sebagai berikut :
  1. Menghubungkan antara computer dengan switch
  2. Menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL
  3. Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL
  4. Menghubungkan switch ke router
  5. Menghubungkan hub ke router

Ujung A  
  • putih orange 
  • orange
  • putih hijau    
  • biru
  • putih biru    
  • hijau
  • putih coklat  
  • coklat
Ujung B
  • putih orange 
  • orange
  • putih hijau    
  • biru
  • putih biru    
  • hijau
  • putih coklat  
  • coklat
2. Susunan Cross 
Kabel cross over merupakan kabel yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan
ujung dua. Kabel cross over  digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama.
Contoh penggunaan kabel cross over adalah sebagai berikut :
  1. Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
  2. Menghubungkan 2 buah switch
  3. Menghubungkan 2 buah hub
  4. Menghubungkan switch dengan hub
  5. Menghubungkan komputer dengan router

Ujung A
  • Putih Orange 
  • Orange 
  • Putih Hijau 
  • Biru 
  • Putih Biru 
  • Hijau 
  • Putih Coklat 
  • Coklat
Ujung B
  • Putih Hijau 
  • Hijau 
  • Putih Orange 
  • Biru 
  • Putih Biru 
  • Orange 
  • Putih Coklat 
  • Coklat
Dibawah ini adalah contoh ujung kabel UTP yang telah terpasang konektor RJ-45 dengan benar, selubung kabel (warna biru) ikut masuk kedalam konektor, urutan kabel dari kiri ke kanan (pada gambar dibawah ini urutan pin kabel dimulai dari atas ke bawah).